Origin Food

Dadih (bahasa Minangkabaudadiah) adalah yogurt tradisional khas Minangkabau yang terbuat dari susu kerbau

Produk susu fermentasi, seperti yoghurt, sudah dikenal luas dan banyak sekali manfaatnya untuk kesehatan. Proses pembuatan dadih sangat sederhana. Setelah diperah, susu langsung dituang ke dalam seruas bambu segar dan ditutup dengan daun pisang. Lalu didiamkan secara alami dalam suhu ruang selama satu sampai dua hari sampai berbentuk gumpalan, ini yang disebut proses fermentasi. Mikroba dari bambu akan membuat susu menggumpal seperti tahu yang berwarna putih kekuningan, kental dan beraroma seperti kombinasi aroma susu dan bambu. Setelah proses ini selesai, dadih dapat langsung dimakan. Sebagai salah satu bagian dari kekayaan kuliner lokal di Sumatera Barat, dadih yang mengandung nutrisi tinggi ini dapat menjadi alternatif sumber protein yang murah dan mudah diperoleh, untuk mengatasi kasus gizi buruk.

________________________________________________________________________________
Teh Talua atau teh telur adalah minuman khas Sumatera Barat yang merupakan menu wajib di warung tradisional maupun restoranPadang. Minuman ini terdiri dari campuran tehgula dan telur dan sedikit perasan jeruk nipisTelur yang digunakan biasanya adalah telurayam kampung.

 

 

 

________________________________________________________________________________

Karupuak Sanjai adalah sejenis peganan kerupuk dari singkong yang diparut tipis lalu digoreng dan diberi garam sebagai penyedapnya. Kerupuk ini amat populer sebagai makanan oleh-oleh khas kota BukitinggiSumatera Barat. Kerupuk sanjai terdiri dari tiga rasa :

 

  • Karupuak Sanjai Tawar adalah kerupuk sanjai yang tidak menggunakan lado(cabai)ataupun Gula merah melainkan hanya diberi garam.
  • Karupuak Sanjai Saka adalah Kerupuk sanjai yang diberi/dioleskan Gula merah.
  • Karupuak Balado adalah Kerupuk sanjai yang diberi bumbu balado.

________________________________________________________________________________
Rendang adalah masakan daging bercita rasa pedas yang menggunakan campuran dari berbagai bumbu dan rempah-rempah. Masakan ini dihasilkan dari proses memasak yang dipanaskan berulang-ulang dengan santan kelapa. Proses memasaknya memakan waktu berjam-jam (biasanya sekitar empat jam) hingga kering dan berwarna hitam pekat. Dalam suhu ruangan, rendang dapat bertahan hingga berminggu-minggu. Rendang yang dimasak dalam waktu yang lebih singkat dan santannya belum mengering disebut kalio, berwarna coklat terang keemasan.
Rendang dapat dijumpai di Rumah Makan Padang di seluruh dunia. Masakan ini populer di Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya, seperti MalaysiaSingapuraBruneiFilipina, dan Thailand. Di daerah asalnya, Minangkabau, rendang disajikan di berbagai upacara adat dan perhelatan istimewa.

________________________________________________________________________________
Sate adalah makanan yang terbuat dari daging yang dipotong kecil-kecil dan ditusuk sedemikian rupa dengan tusukan lidi tulang daun kelapa atau bambu kemudian dipanggang menggunakan bara arang kayu. Sate disajikan dengan berbagai macam bumbu yang bergantung pada variasi resep sate. Sate Padang memakai bahan daging sapi, lidah, atau jerohan (jantung, usus, dan tetelan) dengan bumbu kuah kacang kental (mirip bubur) ditambah cabai yang banyak sehingga rasanya pedas.

________________________________________________________________________________

Ketupat sayur atau dalam bahasa Minangnya Katupek, merupakan makanan favorit orang Minangkabau untuk menunda lapar. Baik itu saat sarapan pagi, siang atau malam, Katupek menjadi pilihan bagi mereka yang tidak mau makan berat namun tetap kaya serat.

Untuk kali ini, cendananews akan mengupas salah satu katupek dari daerah Padang Panjang. Di daerah yang dikenal dengan Mesir Van Andalas dan serambi mekah ini, memiliki curah hujan yang cukup tinggi. Selain paragede angek (perkedel panas), negri ini juga memiliki panganan sehat dan penuh kearifan bernama Katupek Pitalah (Ketupat Pitalah).
Meski daerah Pitalah masuk dalam wilayah administratifnya Kabupaten Tanah Datar, namun masyarakatnya lebih dominan berjualan dan mengidentifikasi diri mereka sebagai orang padang panjang.
_______________________________________________________________________________
Kelezatan jajanan tradisional membuat lidah siapa saja yang mencicipinya akan kecanduan. Tak heran, setiap daerah memiliki jajanan khas, dan akan mengundang pemburu kuliner untuk berkunjung kesana. Salah satu jajanan kue khas Padang yang gurih dan lembut adalah ketan lapis srikaya.  Makanan ini menggunakan bahan beras ketan putih yang dicampur dengan air santan yang menciptakan rasa manis, gurih juga nikmat.
________________________________________________________________________________
Jangan tanya bagaimana rasanya kue tradisional khas Minang yang satu ini. Sekali mencoba dijamin langung jatuh hati, yaitu kue mangkuak sayak. “Kue mangkuak sayak” dari namanya saja sudah khas Ranah Minang. Dinamakan kue “mangkuak” atau mangkok, karena cetakannya seperti mangkok. Dan kata “sayak” artinya dalam bahasa Minang batok kelapa atau tempurung dalam bahasa Indonesia.adi kue mangkuak sayak, kue berbentuk mangkok dalam tempurung. Tempurung ini berfungsi sebagai wadah sekaligus cetakan kue.

Penampilannya yang eksotik klasik dengan tempurung, tidak hanya menjadi nilai plus. Tapi dengan mengkonsumsinya langsung akan memberikan sensasi aroma khas wangi tempurung kelapa.

Bagaimana bisa? Tentu saja, saat kue dikukus aroma khas tempurung akan menguap mempengaruhi aroma adonan kue, dan semakin memikat juga nikmat saat disantap. Menyantap langsung dari tempurung dengan menggunakan sendok kecil yang telah disediakan.

Biasanya kue mangkok yang manis dan lembut, dikombinasi dengan gurihnya taburan parutan kelapa saat menikmatinya. Berbeda dengan kue mangkok sayak yang satu ini.

Jika ingin membuktikan keunggulan kue mangkok ini berbeda dengan kue mangkok lainnya, bisa langsung ke pasar pagi di Pasia Kandang, Pasia Nantigo, Koto Tangah, Padang, Sumatera Barat. Pagi hari waktu yang tepat untuk mencicipinya. Lewat pukul 10.00 jangan berharap bisa menikmatinya karena pemburu kuliner ini nyaris setiap hari mengincarnya.